Attention.........!!!!!!!!

Bagi Anggota Blog yang ingin Sign in..
Harap mengunjungi www.blogger.com..

Bagi Pengunjung Blog yang ingin melihat jawaban Pertanyaan..
Harap melihat komentar dari judul Postingan yang anda tanyakan..
Atau klik link nama anggota tim kami yang anda tanyakan..

Bagi yang ingin membaca lengkap postingan Kami..
Silakan klik saja judul postingan yang anda inginkan..

Terima Kasih...

Killims - Forever (SONG)

Get More Songs & Codes at www.stafaband.info

Senin, 05 Oktober 2009

Jaringan Lokal Telepon dan Pemeliharaannya

Jaringan Lokal Telepon dan Pemeliharaannya
Jaringan lokal sangat penting dalam jaringan telepon nasional. Hubungan lokal tidak menyumbang revenue yang besar dibanding interlokal. Tetapi tanpa jaringan lokal tidak ada interlokal.
Jaringan lokal terdiri dari saluran pelanggan, sentral lokal- primary, junction antar saluran lokal – tandem – primary – sekunder .
Rata rata Investasi jaringan telekomunikasi . (data ITU – T/ CCITT)
Pada negara yang berkembang atau daerah luas dengan populasi kecil investasi lokal dapat mencapai 75 % dari seluruh investasi.

Dalam investasi maka pertimbang yang perlu diambil adalah faktor Quality of service (QOS), politik dan ratio revenue/investasi. Disamping itu beberapa hal berikut perlu dipertimbangkan pula:
- Kondisi geography suatu lokasi
- Jumlah calon pelanggan dan kepadatannya
- Kebudayaan bertelepon
- Persentasi telepon bisnis
- Lokasi sentral terdekat yang sudah ada.
- Skema jaringan nasional ( Trunk )
- Sistem signaling dan transmisi-nya.
Tiap tiap faktor di atas harus tangani secara terpisah karena permasalahannya berbeda tetapi mempunyai keterkaitan satu sama lain.
Semua pelanggan dihubungkan ke sentral via pasangan kabel dengan panjang terbatas. Pembatasan ini mempertimbangkan faktor kepuasan pelanggan dan kemampuan sistem signaling. Dengan kata lain pelanggan harus dapat mendengar pembicaraan dengan suara yang enak ( kepuasan pelanggan ) artinya tidak terlalu keras dan tidak terlalu lemah. Disamping itu sistem signaling harus dapat jalan melalui pasangan kabel tersebut.
Saluran dari sentral telepon ke pelanggan (saluran lokal )
Saluran / Jaringan Lokal adalah saluran yang menghubungkan pesawat pelanggan dengan MDP disentral telepon.
Ada beberapa macam saluran lokal:
- Saluran Lokal kabel tembaga.
- Saluran Lokal radio
- Saluran Lokal kabel fiber optik.

Dasar Telkomunikasi oleh redy tornand0

Saluran lokal kabel tembaga.(Jar lok at = jaringan lokal akses tembaga )
Saluran pelanggan (subcriber loop ) berupa pasangan kabel yang ditarik dari sentral hingga ke tempat pelanggan. Saluran pelanggan menyalurkan arus listrik searah ( dc-loop). Saluran pelanggan harus dapat memberikan pelayanan untuk:
- Catuan tegangan / arus pada pesawat pelanggan ( batery )  catuan DC disentral sebesar k. l 48 Volt.
- tegangan pada bel di pesawat pelanggan .
- pendekteksian apakah pesawat telepon diangkat (Off hook ) atau terletak ( on Hook ) untuk mengakses sentral telepon.
- Penyaluran pulsa dial dari pelanggan ke sentral.

Panjang saluran pelanggan tidak tak terbatas. Keterbatasan itu terutama mempertimbangkan faktor redaman pembicaraan ( keras/lemah  menyangkut rancangan transmisi ) dan signaling ( rancangan tahanan jerat/ loop resistance).
Saluran pelanggan yang digelar dari sentral ke rumah terdiri dari :
- saluran primer atau saluran catu langsung
- saluran sekunder
- saluran penanggal
- saluran dalam rumah.

• Saluran primer menghubungkan sentral dengan rumah kabel ( RK ). Rumah kabel merupakan suatu kotak di pinggir jalan dan berfungsi un
tuk mengarahkan saluran ke banyak tujuan yang berbeda.
• Rumah kabel merupakan terminasi saluran primer, dan disambungkan dengan kotak pembagi (DP= distribution point ) dengan kabel sekundair.
• Kapasitas DP biasanya antara 10 dan 20 pelanggan tergantung pada kepadatan daerah yang dilayani.
• Dari DP, 20 saluran diteruskan kerumah – rumah menggunakan saluran/ Kabel penanggal. Panjang maksimum saluran penanggal adalah 250 m.
• Akhirnya dari didalam rumah digelar saluran dalam rumah.
• Biasanya kabel tembaga yang dipakai berdiameter 0,6 mm. Penggunaan kabel dengan diameter tertentu akan menentukan jarak jangkau sentral ke pelanggan. Akan dibahas kemudian.
• CTL adalah Catuan Langsung. CTL adalah sebuah RK yang letaknya dekat dengan sentral atau berada dalam satu gedung perkantoran ( dengan pelanggan banyak). Dari CTL, tanpa lewat Sekunder dan DP, langsung ditarik kepelanggan masing – masing.
Saluran primer biasanya terdiri dari banyak pasangan (multi pair ) dan ditanam di dalam tanah. Kapasitasnya dari 100 pasang sampai 1600 pasang. Untuk pemasangannya harus mendapat ijin dari pemda. Dibeberapa negara gorong – gorong tempat saluran adalah milik pemda dan penyelenggara harus menyewa kepada pemda. ( manakah yang lebih baik dibandingkan dengan sistem di Indonesia )
Saluran sekundair juga ditanam ditanah, tetapi ada juga yang ditaruh diatas tiang jika kapasitasnya kecil. ( pertanyaan: berapakah maksimum jumlah pasang kabel dalam kabel sekundair ?) Satu RK dapat melayani samapi 200 DP/KP sedangkan satu DP melayani sampai 20 rumah.
Masalah yang rumit dalam perkabelan ini adalah masalah administrasi pencatatannya. Pencatatan ini penting untuk memudahkan perbaikan jika ada gangguan. Kabel dibawa dari pabrik dalam bentuk gulungan (Haspel ). Satu haspel paling panjang 500 m dan semakin besar kapasitasnya semakin pendek per haspel.
Oleh kaena itu penyambungan kabel tidak dapat dihindari dalam penggelarannya. Penyambungan kabel primer dilakukan didalam tanah. Untuk itu perlu dibuatkan suatu ruang dibawah tanah / ditengah jalan. Ruang itu disebut “Man Hole “.
Manhole harus cukup besar untuk bergerak orang dan pencahayaan dan harus tertata rapi . Kenyamanan didalam Man
hole membuat kerja penyambungan menjadi lebih baik.
Tidak dapat dihindari bahwa manhole ini akan tergenang air pada saat hujan. Sebab itu semua sambungan harus ditutup rapat ( kedap air ) . Jika bocor maka cross talk tidak dapat dihindari karena air adalah pengantar listrik yang cukup baik. Dalam rangka menanggulangi kemungkinan air merembas kedalam bungkusan kabel maka dari sentral ditiupkan gas kering kedalam kabel . Dengan gas kering ini maka didalam kabel tekanan lebih besar dan dapat menolak air.
Masalah di Indonesia, banyak penutupan sambungan tidak benar hingga kebocoran sering terjadi. Dengan demikian pompa angin di sentral akan terus bekerja. Akhirnya peniupan ini di hentikan ( bayangkan akibatnya).
Masalah lain pada perkabelan adalah saluran penanggal. Kabel ini merupakan kabel tunggal ( bukan multipair ). Kabel ini sering terkelupas karena kena benang layang – layang. Pengelupasan ini akan membuat kawat tembaga didalamnya bersentuhan dengan udara yang menimbulkan korosi. Jika korosi ini terus berkepanjang maka kabel tersebut akan putus.
Disamping itu kabel penanggal tidak dapat disambung begitu saja. Jika terjadi putus maka yang diganti adalah satu kabel sepanjang jarak antar dua tiang ( mengapa ?).
Untuk menghindari putusnya kabel maka saluran penanggal dibuat dengan penguat Kawat besi ( baja ).

Posting BY: Ahmad Muzanny (41408010015)

1 komentar:

acep mengatakan...

thak atas infonya mas,,

sukses slalu

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
TATA TULIS KARYA ILMIAH © 2008 Template by:
SkinCorner