Attention.........!!!!!!!!

Bagi Anggota Blog yang ingin Sign in..
Harap mengunjungi www.blogger.com..

Bagi Pengunjung Blog yang ingin melihat jawaban Pertanyaan..
Harap melihat komentar dari judul Postingan yang anda tanyakan..
Atau klik link nama anggota tim kami yang anda tanyakan..

Bagi yang ingin membaca lengkap postingan Kami..
Silakan klik saja judul postingan yang anda inginkan..

Terima Kasih...

Killims - Forever (SONG)

Get More Songs & Codes at www.stafaband.info

Senin, 11 Januari 2010

steganografi pada video

Frame-frame gambar dimanfaatkan untuk steganografi pada AVI full frames ini. Lebih tepatnya data disisipkan pada frame. Berikut ini langkah-langkah menerapkan teknik steganografi pada video:

1. Dari Video, diambil frame gambarnya

2. frame-frame gambar disusun memanjang ke bawah dari frame satu sampe frame akhir

(seolah-olah menjadi satu image).

3. hitung E(l) dengan l(c) adalah ukuran dari frame-frame yang telah disusun pada langkah 2.

4. data disisipkan pada image yang diperoleh pada langkah 2 dengan menggunakan

metoda SSB-4

5. setelah data sisipkan maka frame-frame yang disatukan pada langkah 2 dikembalikan

lagi menjadi blok-blok frame.

6. blok-blok frame di kembalikan ke video

Penilaian Kualitas Video Steganografi

Video yang sudah disisipi dengan data rahasia pastilah tidak sama dengan video aslinya dan mengalami penurunan kualitas. Di sini akan diperhitungkan tingkat perubahan yang terjadi dan seberapa besar kerusakan (error) yang ditimbulkan. Dan salah satu syarat steganografi adalah transparansi, yang artinya kualitas citra antara yang sudah disisipi dan yang asli harus tidak jauh berbeda. Untuk menentukan dan menilai apakah objek stego itu mampu menyembunyikan pesan yang dikandungnya sehingga transparan atau tidak, ada beberapa kriteria yang dipakai, yaitu : kriteria obyektif dan kriteria subyektif.

Kriteria Obyektif

Penilaian kriteris ini didasarkan pada perhitungan matematis dengan menggunakan beberapa parameter seperti dibawah ini :

1. Mean Square Error (RMSE)

Mean Square Error adalah parameter yang digunakan untuk menentukan tingkat kesalahan pada citra-stego.

2. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR)

Peak Signal to Noise Ratio adalah nilai yang menyatakan tingkat noise atas citra yang telah disisipi pesan.

Kriteria Subyektif

Kriteria ini ditentukan berdasarkan hasil pengamatan mata manusia. Penilaian didasarkan atas karakteristik pengamatan manusia (Human Visual System).

2 komentar:

acep mengatakan...

terima kasih atas tips nya,

salam kenal

Wda19 mengatakan...

ada contoh tutorial programnya gak...???

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
TATA TULIS KARYA ILMIAH © 2008 Template by:
SkinCorner