Attention.........!!!!!!!!

Bagi Anggota Blog yang ingin Sign in..
Harap mengunjungi www.blogger.com..

Bagi Pengunjung Blog yang ingin melihat jawaban Pertanyaan..
Harap melihat komentar dari judul Postingan yang anda tanyakan..
Atau klik link nama anggota tim kami yang anda tanyakan..

Bagi yang ingin membaca lengkap postingan Kami..
Silakan klik saja judul postingan yang anda inginkan..

Terima Kasih...

Killims - Forever (SONG)

Get More Songs & Codes at www.stafaband.info
Tampilkan postingan dengan label Rendy Wijaya (41408010001). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rendy Wijaya (41408010001). Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2010

PERTANYAAN PRESENTASI WAJANBOLIC:

PERTANYAAN PRESENTASI WAJANBOLIC:

1. Q: Apakah besar kecilnya wajan berpengaruh? (Nofriyanto 41408010024)
A: Iya, semakin besar diameter wajan akan semakin memperkuat penerimaan sinyal,biasanya wajan yang digunakan berdiameter 36".

2.Q:Kerugian Wajanbolic? (Acong 41407010008)
A:terbilang mahal; jarang ditemukan (ada di BEC & Mangga 2); sering terjadi Power Loss (USB sering sulit di detect); USB Adapter memerlukan arus tinggi dari Port USB & transfer data kabel UTP + kabel USB biasa lambat; perlu penyambungan kabel dari kabel USB ke UTP; persentase keberhasilan 50%; terkadang perlunya menset usb 2.0 menjadi usb 1.0 untuk sinkronisasi.

3.Q:Jaringannya asalnya darimana? (Popay elektro 2007)
A:Dengan menggunakan wajanbolic sebenarnya jaringannya bisa dibilang kita menyedot di jaringan sekitar kita, karena penggunaan wajanbolic adalah diarahnkan ke pemancar internet yang ada di dekat kita.

4.Q:Penanggulangan terhadap cuaca? (Yohanes P.U 41408010003)
A:tergantung penempata, apabila kita menempatkannya diatas kita harus siap dengan resiko wajanbolic tersambar petir, dan untuk USB pemancarnya harus dilindungi dengan pipa pralon 3 inch.

5.Q:Bagaimana dengan biaya pembuatan? (Ahmad Muzzany 41408010015)
A:Wajan bolic merupakan teknologi murah, umumnya menghabiskan biaya sekitar 200ribuan.

Sensor Gas

Sudah semakin banyak di pasaran telah beredar pengindra gas semikonduktor dari jepang dengan harga yang bermacam-macam dari yang murah sampai yang mahal dan mudah diperoleh untuk pendeteksi gas berbahaya. Tentunya dibedakan oleh sensitivnya sensor tersebut, semakin mahal sensor maka sensitivitasnya semakin bagus.Pengindera gas tersebut bekerja dengan semakin tinggi konsentrasi gas maka resistansinya semakin rendah.

Beberapa macam pengindra gas yang beredar di pasaran antara lain adalah


1) dari sensor jenis AF antara lain: AF 30,AF 50, dan AF 56, ketiga tipe sensor tersebut

mempunyai reaksi terhadap daftar gas yang sama yaitu senyawa halogen, alcohol, propane, metan, buton, bensol, dan juga beberapa senyawa zat lemas organic bentuk gas seperti amoniak, lpg, karbon monoksida. Beda diantara ketiganya terletak pada kepekaan dari masing-masing gas. Misalnya AF 30 sangat peka terhadap asap rokok, AF 50 sangat peka terhadap methana dan buton, dan AF 56 sangat peka terhadap LPG.


2) Dari sensor jenis HS antara lain: HS 133 yang sangat peka terhadap LPG dibandingkan dengan gas-gas lainya seperti CO, alkohol, methana, dan asap rokok, HS 134 yang sangat peka terhadap gas CO dibandingkan dengan gas lainnya.



Cara Kerja HS 133


HS 133 mempunyai 6 pin, 4 diantaranya digunakan untuk menangkap sinyal, dan 2 yang lain untuk pemanas. Pencium utama pada rangkaian pendeteksi gas ini adalah sebuah sensor gas HS 133 yang di dalamnya terdapat kawat pemanas (heater) dari bahannichrome yang berbentuk miniatur dengan nilai resistansi nominal 33 ohm, permukaan sensor dilapisi dengan dioxide (SnO2) yang tahan terhadap panas. HS 133 ini sangat peka terhadap lpg dan cara kerjanya sederhana. Jika molekul gas menyentuh permukaan sensor maka satuan resistanssinya akan mengecil sesuai dengan konsentrasi gas. Sebaliknya, jika konsentrasi gas menurun akan diikuti dengan semakin tingginya resistansi maka tegangan keluarannya akan menurun. Dengan demikian perubahan konsentrasi gas dapat mengubah nilai resistansi sensor dan juga akan mempengaruhi tegangan keluarannya juga, perbedaan inilah yang dijadikan acuan bagi pendeteksi gas berebahaya ini.

Teknologi SDH


SDH merupakan hirarki multiplexing yang berbasis pada transmisi sinkron yang telah ditetapkan oleh ITU-T. Dalam dunia telekomunikasi, sejumlah multiplexing sinyal-sinyal dalam transmisi menimbulkan masalah dalam hal pencabangan dan penyisipan (add/drop) yang tidak mudah serta keterbatasan untuk memonitor dan mengendalikan jaringan transmisinya. Hirarki multiplexing SDH dapat dilihat pada Gambar di atas
SDH memiliki dua keuntungan pokok yaitu fleksibilitas yang demikian tinggi dalam hal konfigurasi kanal pada simpul-simpul jaringan dan meningkatkan kemampuan manajemen jaringan baik untuk payload traffic-nya maupun elemenelemen jaringan[5]. Secara bersama-sama, kondisi ini akan memungkinkan jaringannya untuk dikembangkan dari struktur transport yang bersifat pasif pada PDH ke dalam jaringan lain yang secara aktif mentransportasikan dan mengatur informasi. Selain dua keuntungan tersebut, SDH juga memiliki beberapa keuntungan lainnya , diantaranya adalah :

Java Socket

JAVA SOCKET

Sebuah socket merupakan IP Port pada sebuah host mesin yang spesifik. Socket adalah sebuah konsep yang telah berkembang pada paradigma bahasa pemrograman untuk beberapa waktu. Socket pertama kali digunakan pada sistem Unix pada tahun 1970-an dan sekarang socket merupakan standar low-level komunikasi primitif. Sebenarnya ada dua jenis socket, yaitu connection-oriented socket, yang termasuk dalam TCP (Transport Control Protocol), dan connectionless socket, yang berdasar pada UDP (User Datagram Protocol). Jika dianalogikan, komunikasi socket merupakan komunikasi dua arah antar komputer dengan jalur pipa sebagai penghubungnya dan masing-masing pipa tersebut “tertancap” pada sebuah gerbang tertentu yang dinamakan port. Lifetime sebuah socket terdiri atas 3 fase :

a. Creation : inisilisasi untuk membuat sebuah socket

b. Reading and Writing : menerima dan mengirim ke sebuah socket

c. Destruction : menutup/mengakhiri socket


Java menyediakan utilitas yang lengkap untuk pemrograman network yang dibundel dalam package java.net.* dan javax.net.*. Java menyediakan dua buah tipe socket yang berbeda dan sebuah socket spesial untuk berkomunikasi antar node yaitu:

a. TCP sockets (connection -oriented socket) yang diimplementasikan pada kelas java.net.Socket.

b. UDP sockets (connection -less socket) yang diimplentasikan oleh kelas java.net.DatagramSocket.


Dalam koneksi TCP, socket dan server socket adalah dua class yang biasa digunakan. Server Socket merepresentasikan socket yang berada di server yang menunggu dan mendengarkan request dari client untuk segera dilayani. Socket merepresentasikan end point communication antara client dan server. Ketika server menerima request dari client, server akan membuatkan socket baru yang digunakan sebagai komunikasi antara server dan client sehingga server bisa mendengarkan request dari client yang lain lagi. Client juga membuat socket untuk komunikasi dengan server.


Di java TCP socket terdiri 4 tahap dalam membangun sebuah koneksi yaitu :

a. Membuka socket

b. Membuat input data stream

c. Membuat output data stream

d. Menutup/mengakhiri socket


Berikut adalah arsitektur J2ME Generic Connection Framework


Http Connection ada sejak MIDP 1.0, sedangkan Server Socket Connection, UDP Datagram Connection dan Socket Connection merupakan fitur tambahan yang ada pada MIDP 2.0.

Sistem Pakar

Sistem pakar menyelesaikan persoalan-persoalan yang biasanya diselesaikan oleh “pakar” manusia. Sistem pakar merupakan program AI (Artificial Intelligence) yang kompleks. Dalam realisasinya, sistem pakar biasanya menggunakan rule-based system, forward chaining, backward chaining, kombinasi dua di antaranya sebagai dasar program. Adapun ciri-ciri sistem pakar diantaranya adalah :

• Bekerja secara sistematis berdasarkan pengetahuan dan mekanisme tertentu.

• Pengambilan keputusan berdasarkan kaidah-kaidah tertentu dan dapat merespons masukkan user.

• Dapat menalar data-data yang tidak pasti dan memberikan beberapa alas an pemilihan.

• Dikembangkan secara bertahap dan terbatas pada bidang keahlian tertentu saja.

• Outputnya berupa saran atau anjuran.


Beberapa kelebihan dari sistem pakar antara lain :

1.Efisiensi waktu, namun sistem atau orang biasa/awam yang terlibat di dalamnya bekerja layaknya sang pakar.


2. Penyimpanan data-data pengetahuan ke dalam database dengan lengkap dan terpercaya menyebabkan informasi yang dibutuhkan bisa diakses dalam jangka waktu yang cukup lama. Seseorang yang berkonsultasi dengan sistem tersebut seolah-olah berkonsultasi dengan pakar aslinya.


3. Dimungkinkan terjadinya penyatuan kemampuan sistem pakar yang satu dengan yang lainnya, sehingga membuat kualitas hasil lebih meningkat sehingga seolah-olah seorang user berkonsultasi dengan banyak pakar.


4. Efisiensi kerja, karena sistem biaya yang dikeluarkan untuk perancangan, implementasi dan perawatan(maintenance) sistem pakar relatif lebih murah dan tidak mengenal sifat lelah/lupa dll. Hal ini berimbas pada meningkatnya produktivitas dan kinerja perusahaan.


5. Suatu aplikasi sistem pakar dapat diperbanyak dan disebarluaskan dengan mudah dan cepat. Hal ini berarti telah memperbanyak jumlah pakar dan memperluas jangkauan aksesnya.


Kemampuan Sistem Pakar


Syarat sistem pakar menjadi alat bantu yang efektif maka sistem itu harus dapat berinteraksi dengan manusia secara mudah. Untuk menyediakan layanan interaksi ini maka sistem pakar harus memiliki dua kemampuan seperti di bawah ini:


1. Menjelaskan alasan didapatnya hasil. Dalam banyak domain dimana sistem pakar bekerja, manusia tidak akan menerima hasil system kecuali telah diyakinkan oleh akurasi proses penalaran yang memberikan hasil tersebut.


2. Memperoleh pengetahuan baru dan modifikasi pengetahuan lama. Pengetahuan baru ini dapat diperoleh dengan interaksi dengan pakar manusia. Cara lain yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat program mempelajari perilaku pakar dalam mengolah data kasar.


Membangun suatu Sistem Pakar


Bagaimana cara membangun sistem pakar? Sistem pakar biasa dibuat dengan cara melakukan wawancara kepada pakar tertentu dan kemudian hasilnya diterjemahkan ke dalam peraturan-peraturan. Peraturan-peraturan ini kemudian dibuat menjadi suatu kesatuan program yang akan membentuk sistem dasar. Setelah sistem dasar terbentuk maka sistem tersebut harus diperbaiki secara iteratif sehingga memiliki kemampuan mendekati tingkat pakar.


Rule-based System


• User Interface: bagian dimana user bisa melihat dan berinteraksi dengan sistem. Biasanya dalam bentuk display teks ataupun grafik yang interaktif.


• Developer Interface: bagian dimana knowledge engineer mengembangkan sistem, biasanya dalam bentuk pengembangan source code dari sistem.


• Explanation Facility: merupakan subsistem yang bertanggung jawab untuk menyediakan explanation (penjelasan) dari proses reasoning dari sistem.


• External Program: program lain seperti database, algoritma ataupun spreedsheat yang bisa digunakan untuk mendukung system

Konsep Dasar Video Streaming

Streaming adalah sebuah teknologi untuk memaninkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah mesin server (web server). Dengan kata lain, file video ataupun audio yang terletak dalam sebuah server dapat secara langsung dijalankan pada UE sesaat setelah ada permintaan dari user, sehingga proses running aplikasi yang didownload berupa waktu yang lama dapat dihindari tanpa harus melakukan proses penyimpanan terlebih dahulu. Saat file video atau audio di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data video - audio tersebut akan bulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client. Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis file videoaudio dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung ke mesin i.


Real Time Encoding dan Pre-encoded (stored) Video atau Audio


Video atau audio dapat diencode untuk keperluan komunikasi secara real time atau dapat juga di pre-encoded dan disimpan dalam format CD-DVD untuk dijalankan pada saat dibutuhkan. Salah satu aplikasi yang membutuhkan real time encoding adalah videophone dan video conferencing. Sedangkan aplikasi yang membutuhkan pre-encoded antara lain DVD, VCD, yang dikenal dengan penyimpanan secara local atau Video on Demand (VoD), yang penyimpanannya dilakukan secara remote di server yang dikenal dengan video streaming.


Transfer Video via File Download dan Transfer Video via Streaming


Sebuah file video yang akan ditampilkan di user dapat menggunakan dua metode transfer file. Pertama, dengan mendownload file video tersebut dan yang kedua dengan melakukan proses streaming. Kedua metode ini memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Sebuah file video yang diambil dari server dengan cara download tidak dapaat ditampilkan dalam sebuah file video tersebut selesai tersalin ke buffer. Metode ini memerlukan media penyimpanan yang cukup besar dan waktu yang diperlukan untuk proses download cukup lama karena file video biasanya berukuran besar. Metode kedua yang dapat digunakan adalah proses streaming. Metode ini berusaha untuk mengatasi masalah yang terdapat dalam metode download. Ide dasar dari video streaming ini adalah membagi paket video menjadi beberapa bagian, mentransmisikan paket data tersebut, kemudian penerima (receiver) dapat mendecode dan memainkan potongan paket video tersebut tanpa harus menunggu keseluruhan file selesai terkirim ke mesin penerima.

Teknologi Jaringan WiMAX

Broadband Wireless Access (BWA) standar yang saat ini digunakan secara luas adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE). Salah satu produknya adalah standar IEEE 802.16 yang dirancang untuk digunakan sebagai air interface for fixed broadband access system atau dikenal sebagai IEEE Wireless Metropolitan Access Network (Wireless MAN) air interface. Pada perkembangan selanjutnya standar IEEE 802.16 ini dikembangkan menjadi beberapa varian yang setiap variannya memiliki keunggulan masing-masing pada penggunaanya atau kondisi tertentu. Beberapa varian dari standar IEEE 802.16 adalah 802.16a, 802.16rev.d, dan 802.16e untuk komunikasi bergerak. Pengembangan ini dilakukan oleh forum gabungan yang beranggotakan dari seluruh dunia dan disebut WiMAX Forum. Standar IEEE 802.16 adalah teknologi wireless yang bermaksud mengubah dengan cepat industri Broadband Wireless Access. Dengan teknologi BWA dapat memberikan banyak keuntungan dibandingkan dengan menggunakan jaringan kabel. Keuntungan menggunakam BWA antara lain pelayanannya lebih cepat, dapat dengan mudah diaplikasikan di area yang sulit untuk dijangkau wired infrastruktur, menurunkan biaya-biaya instalasi dan pemeliharaan, dan memiliki kemampuan fisik dari wired infrastruktur yang tradisional.

Struktur Dasar Jaringan WiMAX


Secara umum, sistem WiMAX tidak berbeda jauh dengan WLAN. Sistem WiMAX terdiri dari Base Station (BS), Subscriber Station (SS) dan server di belakang BS seperti Network Management System (NMS) serta transport site untuk koneksi ke jaringan.. Untuk Subscriber Station (SS) terletak di lingkungan pelanggan, sedangkan Base Station (BS), NMS dan transport site biasanya satu lokasi dengan jaringan operator. Bagian transport site dapat berupa koneksi dengan jaringan IP berbasis ATM atau Ethernet. Base Station (BS) merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang biasanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan internet protocol. Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa Costumer Premise Equipment (CPE) dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar WiMAX.. CPE terdiri dari Outdor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU), perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi dengan antena.



Standar WiMAX



Institute of Electrical and Electronic Engineering (IEEE) mendefinisikan teknologi WiMAX melalui standar 802.16. Standar ini dalam perkembangannya memiliki beberapa varian. Varian yang populer digunakan adalah :


· 802.16

Standar ini mengatur pemanfaatan di band frekuensi 10-66GHz. Aplikasi yang mampu didukung baru sebatas dalam kondisi line of sight (LOS). 802.16 dirancang untuk untuk penggunaan komunikasi tetap atau Fixed Wireless Access (FWA)


· 802.16-2004 (rev d)

Dikeluarkan sebagai revisi dari 802.16 dan 802.16a yang telah ada. Varian 802.16-2004 atau dikenal juga dengan 802.16d ini sudah mempunyai tambahan kemampuan antena diversity dan subchannelization, bekerja pada frekuensi yang lebih rendah yaitu 2-11 GHZ, menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), mampu untuk kondisi Non Line Of Sight (NLOS). Standar ini juga dirancang untuk penggunaan komunikasi tetap / FWA dan Portable.


· 802.21e

Menggunakan Orthogonal Frequency Division Multi Access (OFDMA) yang memungkinkan akses lebih dari satu pengguna pada waktu yang sama. Standar ini telah di finalisasi di akhir tahun 2005. Berbeda dengan standar sebelumnya, antara standar 802.16d dan 802.16e tidak dapat

dilakukan interoperability sehingga diperlukan perangkat keras tambahan bila ingin mengoperasikan 802.16e pada infrastrusktur yang telah ada sebelumnya. Standar 802.16e ini digunakan untuk komunikasi bergerak sehingga disebut juga Mobile WiMAX.



Quality of Services ( QoS ) pada WiMAX


Medium Access Control (MAC) pada WiMAX dapat menjalankan QoS dengan berbagai kebutuhan bandwidth dan aplikasi yang berbeda. Misalnya aplikasi video dan audio yang membutuhkan waktu yang realtime namun memperbolehkan beberapa eror, atau aplikasi data yang sangat sensitive terhadap error namun factor latency bisa dikesampingkan. Perubahan parameter QoS bisa diminta oleh Subscriber Station (SS) ke Base Station (BS) dengan sambungan masih tetap terjaga. Kemampuan ini memungkinkan WiMAX menjalankan layanan Bandwidth on Demand (BoD) berdasarkan jenisnya, QoS pada 802.16 MAC ini dapat dikelompokkan menjadi empat jenis :


· unsolicited grant service (UGS)

· real time polling (rTPS),

· non real time polling (nrtPS),

· best effort (BE)



Yang memungkinkan penerapan QoS yang sesuai pada WiMAX adalah karena adanya penggunaan dua profile duplex, yaitu TDD dan FDD. Sistem FDD seperti banyak digunakan oleh telepon selular, memerlukan pasangan alokasi kanal frekuensi masing masing untuk DL dan UL. Sistem TDD dapat mengalokasikan bandwidth secara dinamis sesuai dengan kebutuan trafik. Frame TDD ini terdiri dari frame header, downlink subframe, transition gap dan uplink subframe. Salah satu kelebihan TDD dalam penerapan QoS adalah penentuan profile dari burst single carrier- modulation, seperti pemilihan parameter transmisi, tipe modulasi dan coding, dapat dilakukan sendiri – sendiri pada masing – masing SS.

Selasa, 20 Oktober 2009

General Packet Radio Service (GPRS)

Di dunia industri komunikasi bergerak (mobile), data bergerak dan multimedia kini menjadi fokus pengembangan, dan General Packet Radio Service (GPRS) menjadi kunci yang memungkinkan untuk meraih sukses di pasar. Alasannya adalah melalui GPRS, ledakan pertumbuhan layanan internet melalui jaringan kabel (telepon), sekarang dimungkinkan penyalurannya melalui komunikasi bergerak. Nortel Networks, Ericsson, Siemens, Nokia dan banyak industri telekomunikasi lainnya dalam publikasinya menyatakan telah mampu mengawinkan Web dengan telepon bergerak menggunakan teknologi GPRS yang kini mulai gencar ditawarkan kepada para operator GSM dan TDMA. GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip tunnelling. GPRS menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 115 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh GSM.

Really Simple Syndication ( RSS )

RSS yang merupakan kepanjangan dari Really Simple Syndication atau Rich Site Summary adalah sebuah teknologi yang lahir akibat pesatnya perkembangan teknologi website. RSS adalah teknologi yang dikembangkan untuk menciptakan kemudahan untuk saling berbagi informasi atau konten. Dengan adanya RSS, informasi dan konten dapat saling dipertukarkan meskipun arsitektur sistem saling berbeda satu sama lain. RSS merupakan pengembangan dari teknologi RDF yang sudah dikembangkan sejak tahun 1995. RSS saat ini sudah mencapai versi RSS 2.0 .

Chatting

Layanan Aplikasi Internet/ Intranet

Internet/ intranet memiliki banyak sekali layanan aplikasi yang disediakan, contohnya yaitu:

1. Aplikasi chatting, merupakan kegiatan satu orang atau lebih yang melakukan komunikasi secara online baik melalui internet maupun intranet.

2. Sistem browsing, merupakan sistem pencarian data atau file baik sebagai bahan referensi untuk sebuah tugas, lagu, dan film contohnya yang sering digunakan yaitu google dan yahoo.

Intelligent Network (IN)


Intelligent Network (IN) merupakan suatu arsitektur jaringan telekomunikasi yang mempunyai tujuan untuk memberikan framework sehingga kerja dari jaringan untuk implementasi, kontrol dan management menjadi lebih efektif, lebih ekonomis, dan lebih cepat proses kerjanya . Konsep Intelligent Network dapat di aplikasikan pada jenis jaringan apapun dan teknologi apapun. Pada konsep Inteligent Network dikenal lapisan (layer) ;

SIP (Session Initiation Protocol)

SIP adalah peer-to-peer signaling protokol, dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), yang mengijinkan endpoint-nya untuk memulai dan mengakhiri sessions komunikasi. Protokol ini didefinisikan pada RFC 2543 dan menyertakan elemen protokol lain yang dikembangkan IETF, mencakup Hypertext Transfer Protokol (HTTP) yang diuraikan pada RFC 2068, Simple Mail Transfer Protokol (SMTP) yang diuraikan pada RFC 2821, dan Session Description Protokol (SDP) yang diuraikan pada RFC 2327.

Model Serangan Pada SIP dan Keamanan VOIP

Model Serangan SIP
1. Pembajakan pada proses regristrasi
Proses regristrasi pada inti nya bertujuan agar seseorang pengguna SIP dikenali oleh proxy servernya, dengan cara mengirimkan REGISTER request. Sebuah proxy (registar) melihat header From dari header REGISTAR untuk menentukan apakah client tersebut berhak memodifikasi isi dari header Contact. Registrasi ini boleh di lakukan oleh pihak ketiga, atas nama pihak pertama, dengan header From berisi alamat ketiga pihak tersebut dengan demikian header From dapat di modifikasi oleh pengguna lainnya.

ENUM

ENUM
Electronic Number Mapping (ENUM) yang biasa juga disebut Telephone Number Mapping, adalah sebuah mekanisme pemetaan nomor perangkat elektronik (dalam hal ini nomor telepon berdasarkan format dalam rekomendasi ITU-T E.164) kepadasystem penamaan DNS Uniform Resource Identifier (URI) yang digunakan secara global dalam Internet. ENUM merupakan salah satu standar yang dikeluarkan IETF (RFC 3761) yang mengijinkan seorang pengguna untuk menggunakan sebuah nomor telepon dalam mengakses DNS sehingga mendapatkan akses terhadap record Universal Resource Identifier (URI) di dalam NAPTR Resource Record yang dimiliki oleh nomor tersebut.

Minggu, 11 Oktober 2009

Video Confrence

Layanan video conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara real time. Teknologi yang digunakan untuk layanan video conference komersial pada awalnya dikembangkan di atas platform ISDN (Integrated Switch Digital Network) dengan standar H.320. Secara fungsional, elemen pendukung layanan video conference terdiri dari:

- Terminal video conference atau endpoint video conference, adalah perangkat yang berada di sisi pengguna video conference.

- MCU (Multipoint Conference Unit), adalah semacam server yang berfungsi sebagai pengendali konferensi yang melibatkan banyak pengguna dan banyak sesi konferensi.

- Gateway dan gatekeeper adalah media yang melakukan proses adaptasi komunikasi video conference berbasis ISDN ke IP dan sebaliknya.
TATA TULIS KARYA ILMIAH © 2008 Template by:
SkinCorner